
Alpha Geo L2 Plus Handheld Laser RTK GNSS Receiver
Alpha Geo L2 Plus adalah GPS Geodetik handheld dengan GNSS RTK, laser measurement dan IMU 4D dalam bodi ultra-kompak 170 gram untuk survei topografi, pemetaan, konstruksi dan pengukuran titik sulit dijangkau
Estimasi Harga
Rp 36.000.000
Keunggulan
27 poinDeskripsi
Ringkasan
Alpha Geo L2 Plus adalah GPS Geodetik handheld dengan GNSS RTK, laser measurement dan IMU 4D dalam bodi ultra-kompak 170 gram untuk survei topografi, pemetaan, konstruksi dan pengukuran titik sulit dijangkau
Alpha Geo L2 Plus merupakan Handheld Laser RTK GNSS Receiver yang menggabungkan receiver GNSS presisi tinggi, laser measurement dan teknologi IMU dalam satu perangkat berukuran sangat ringkas.
Produk ini dirancang untuk surveyor yang membutuhkan alat GPS Geodetik/RTK yang mudah dibawa dan cepat digunakan di lapangan. Integrasi laser memungkinkan pengukuran titik yang tidak mudah dijangkau secara langsung, sementara IMU membantu surveyor melakukan pengukuran dengan posisi receiver yang dimiringkan.
Dengan kemampuan tersebut, L2 Plus dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan seperti survei topografi, pemetaan GIS, konstruksi, pengukuran lahan, inspeksi infrastruktur, pertambangan dan pekerjaan engineering.
Detail Lengkap
Alpha Geo L2 Plus GPS Geodetik Handheld
Pekerjaan survei sering kali mengharuskan surveyor berpindah dari satu titik ke titik lainnya dalam kondisi medan yang berbeda. Membawa receiver GNSS yang besar pada setiap pekerjaan tidak selalu praktis, terutama ketika pengukuran dilakukan di lokasi yang sulit dijangkau.
Alpha Geo L2 Plus menawarkan pendekatan yang berbeda dengan menggabungkan teknologi GNSS RTK, laser measurement dan IMU dalam perangkat handheld yang sangat ringan.
AlphaGEO memposisikan L2 Plus sebagai “Smallest Handheld Laser RTK”, dengan desain yang dibuat agar mudah dibawa dan digunakan untuk berbagai skenario pengukuran.
GNSS RTK dalam Ukuran Ringkas
Meskipun memiliki bentuk yang kecil, L2 Plus menggunakan engine GNSS dengan 1.408 channel untuk menerima berbagai sinyal satelit.
Dukungan multi-konstelasi memungkinkan receiver bekerja dengan sistem satelit seperti GPS, GLONASS, BeiDou, Galileo, QZSS dan SBAS.
Kombinasi tersebut dirancang untuk membantu receiver memperoleh data satelit secara cepat, termasuk ketika digunakan pada lingkungan yang lebih menantang seperti area dengan pepohonan atau bangunan tinggi.
Laser + GNSS untuk Pengukuran Titik Sulit
Salah satu fitur yang membedakan L2 Plus dari receiver RTK handheld biasa adalah integrasi laser measurement.
Laser memungkinkan surveyor mengukur koordinat target yang tidak dapat didatangi secara langsung.
Contohnya adalah titik yang berada:
Di balik pagar
Di dekat jalan ramai
Pada area berbahaya
Pada struktur tertentu
Di sekitar menara listrik
Pada lokasi yang sulit ditempati pole
AlphaGEO menjelaskan bahwa teknologi Laser + GNSS Fusion Positioning pada L2 Plus ditujukan untuk memperoleh koordinat titik dengan lebih praktis.
Laser Hijau untuk Target di Lapangan
L2 Plus menggunakan green laser yang dirancang agar lebih mudah terlihat pada target ketika digunakan di luar ruangan.
Karakteristik tersebut membantu surveyor mengarahkan laser ke titik yang ingin diukur, khususnya ketika target berada pada lokasi yang tidak memungkinkan receiver ditempatkan langsung di atas titik.
IMU 4D Tanpa Kalibrasi Manual
L2 Plus dilengkapi 4D IMU yang mendukung pengukuran dengan receiver dalam posisi miring.
Salah satu keuntungannya adalah surveyor tidak harus selalu menjaga receiver tetap tegak ketika melakukan pengukuran titik.
AlphaGEO menyebut IMU L2 Plus memiliki fast initialization, calibration-free operation dan magnetic interference immunity.
Tilt Measurement hingga 120°
Teknologi IMU pada L2 Plus memungkinkan pengukuran dengan kemiringan hingga 120°.
Fitur ini dapat membantu ketika surveyor perlu menjangkau titik yang berada pada posisi lebih tinggi atau sulit dijangkau menggunakan metode pengukuran vertikal konvensional.
Cepat untuk Pengukuran Lapangan
Salah satu manfaat receiver RTK dengan IMU adalah proses pengukuran dapat dilakukan tanpa harus menghabiskan banyak waktu untuk memastikan pole selalu tegak.
Surveyor dapat mengarahkan receiver ke target, menunggu solusi positioning yang sesuai, kemudian melakukan pengukuran.
Workflow seperti ini dapat membantu mempercepat pengambilan titik pada proyek yang memiliki banyak detail.
Cocok untuk Survei Topografi
L2 Plus dapat digunakan untuk pekerjaan survei topografi yang membutuhkan pengumpulan koordinat titik di lapangan.
Dengan kombinasi GNSS RTK dan IMU, surveyor dapat melakukan pengukuran detail dengan cara yang lebih fleksibel.
Integrasi laser juga memberikan pilihan tambahan ketika titik yang akan diukur tidak dapat ditempati secara langsung.
Untuk Pemetaan GIS
Perangkat handheld yang ringan membuat L2 Plus menarik untuk pekerjaan GIS data collection.
Surveyor atau operator GIS dapat membawa receiver dalam waktu lama tanpa terbebani perangkat yang besar.
Data koordinat dapat digunakan sebagai bagian dari proses inventarisasi aset, pemetaan fasilitas, pemetaan lahan dan pengumpulan data spasial.
Untuk Pekerjaan Konstruksi
Dalam konstruksi, receiver RTK dapat digunakan untuk menentukan posisi titik dan melakukan pekerjaan layout atau stake out.
L2 Plus memberikan fleksibilitas tambahan melalui laser ketika target berada pada lokasi yang tidak praktis untuk ditempati langsung oleh pole.
Hal ini dapat membantu pada pekerjaan pemeriksaan posisi, pengukuran detail dan pengambilan koordinat di sekitar struktur.
Untuk Inspeksi Infrastruktur
Laser measurement menjadi fitur yang bermanfaat untuk inspeksi objek yang sulit didekati.
Surveyor dapat mengambil koordinat target dari posisi yang lebih aman apabila kondisi lapangan tidak memungkinkan operator berdiri tepat pada titik tersebut.
Karena itu, L2 Plus dapat digunakan pada berbagai pekerjaan pengukuran infrastruktur dan engineering.
Untuk Area dengan Medan Kompleks
GNSS RTK sering digunakan pada lingkungan yang memiliki hambatan seperti pepohonan, bangunan atau struktur lain.
AlphaGEO menyatakan engine GNSS 1.408 channel pada L2 Plus dirancang untuk menangkap berbagai sinyal satelit dengan cepat dan membantu pengoperasian pada lingkungan kompleks.
Namun, hasil positioning tetap dipengaruhi oleh kondisi satelit, multipath, obstruksi, atmosfer dan kondisi lingkungan.
Ringan dan Mudah Dibawa
Salah satu karakteristik paling menonjol dari L2 Plus adalah desain fisiknya.
Dengan berat sekitar 170 gram termasuk baterai, receiver ini sangat ringan untuk dibawa selama pekerjaan survei.
Bentuknya yang ringkas membuat L2 Plus dapat digunakan sebagai perangkat handheld untuk pekerjaan yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Cocok untuk Surveyor yang Banyak Bergerak
Untuk proyek yang mengharuskan surveyor berjalan dari satu titik ke titik lainnya, ukuran perangkat dapat memberikan keuntungan tersendiri.
L2 Plus dapat dibawa dengan mudah ketika berpindah lokasi dan digunakan ketika diperlukan.
Konsep ini membuatnya berbeda dari receiver GNSS geodetik berukuran lebih besar yang biasanya dipasang pada pole sebagai konfigurasi utama.
Perlindungan untuk Penggunaan Lapangan
L2 Plus memiliki desain yang ditujukan untuk penggunaan di lingkungan kerja luar ruangan.
Housing menggunakan material engineering polymer, sementara perangkat memiliki perlindungan IP67 dan dirancang untuk menghadapi benturan tertentu dalam pekerjaan lapangan.
Baterai untuk Pekerjaan Lapangan
L2 Plus menggunakan baterai Li-ion internal dan mendukung penggunaan daya eksternal melalui koneksi Type-C.
Kapasitas baterainya dirancang untuk mendukung pekerjaan lapangan dalam durasi panjang sehingga surveyor tidak harus terlalu sering menghentikan pekerjaan untuk melakukan pengisian daya.
Kompatibel dengan Software Survei
L2 Plus dirancang agar dapat digunakan dalam berbagai workflow software GNSS.
AlphaGEO mencantumkan kompatibilitas dengan platform seperti SurPro, FieldGenius dan SurvCE pada lini L2/L2 Plus.
Hal ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan survei yang sudah memiliki workflow pengolahan data tertentu.
Untuk Berbagai Kebutuhan Survei
Alpha Geo L2 Plus dapat digunakan untuk:
Survei topografi
Survei lahan
Pemetaan GIS
Pengukuran konstruksi
Stake out
Pengukuran titik detail
Inspeksi infrastruktur
Pengukuran area pertambangan
Pekerjaan engineering
Pengukuran objek yang sulit dijangkau
Pengumpulan koordinat lapangan
Keunggulan Alpha Geo L2 Plus
L2 Plus memiliki kombinasi fitur yang cukup unik untuk receiver GNSS berukuran kecil.
GNSS RTK memberikan positioning presisi tinggi.
Laser measurement memungkinkan pengukuran target tanpa harus menempatkan receiver tepat di atas titik.
IMU memberikan fleksibilitas ketika receiver digunakan dalam kondisi miring.
Sementara desain 170 gram membuat perangkat mudah dibawa dan digunakan dalam pekerjaan yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Spesifikasi
| Model | L2 Plus |
|---|---|
| Brand | ALPHA GEO |
| Product Type | Handheld Laser RTK GNSS Receiver |
| GNSS Channels | 1408 |
| GNSS Signals | GPS, GLONASS, BeiDou, Galileo, QZSS, SBAS |
| Cold Start | <60 seconds |
| Hot Start | <15 seconds |
| Signal Reacquisition | <1 second |
| RTK Initialization Time | <5 seconds |
| Initialization Reliability | >99.99% |
| Positioning Output Rate | 1 Hz - 50 Hz |
| Static GNSS Accuracy | H: ±(2.5 mm + 0.5 ppm), V: ±(5 mm + 0.5 ppm) |
| RTK Accuracy | H: ±(8 mm + 1 ppm), V: ±(15 mm + 1 ppm) |
| Laser Surveying Accuracy | ±1 cm + 5 mm/m |
| IMU | 4D IMU |
| IMU Initialization | Approximately 3 seconds |
| IMU Update Rate | 400 Hz |
| Tilt Compensation | 0-120° |
| IMU Accuracy | <2.5 cm within 120° |
| Bluetooth | Bluetooth 4.0 |
| Interface | USB Type-C |
| Battery | Built-in Li-ion |
| Battery Capacity | 2000 mAh |
| Battery Life | >12 hours |
| Operating Temperature | -20°C to +75°C |
| Storage Temperature | -40°C to +85°C |
| Protection | IP67 |
| Shock Resistance | 2 m pole drop onto concrete |
| Vibration Standard | MIL-STD-810G |
| Dimensions | 120 x 61 x 41 mm |
| Weight | 170 g |
| Material | Engineering polymer |
Pertanyaan Umum
Apakah Alpha Geo L2 Plus Handheld Laser RTK GNSS Receiver cocok untuk proyek saya?
Tim Aprinia Geosat siap membantu evaluasi kebutuhan, rekomendasi unit, hingga penawaran terbaik.
Apakah tersedia dukungan konsultasi sebelum pembelian?
Ya, Anda bisa konsultasi gratis untuk pemilihan produk, kebutuhan teknis, dan skema pengadaan.
Ulasan
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
