
Garmin Airmar SS502 600W Thru-Hull Transducer 50/200 kHz
Garmin Airmar SS502 adalah transducer thru-hull stainless steel 600 W dengan frekuensi 50/200 kHz, beam 45°/12°, serta sensor kedalaman dan temperatur untuk fishfinder Garmin.
Estimasi Harga
Rp 5.100.000
Keunggulan
27 poinDeskripsi
Ringkasan
Garmin Airmar SS502 adalah transducer thru-hull stainless steel 600 W dengan frekuensi 50/200 kHz, beam 45°/12°, serta sensor kedalaman dan temperatur untuk fishfinder Garmin.
Garmin Airmar SS502 merupakan transducer marine thru-hull yang menggunakan konstruksi stainless steel tahan benturan untuk kebutuhan pencarian kedalaman dan pemantauan temperatur air. Transducer ini menggunakan teknologi dual frequency 50 kHz dan 200 kHz, sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan pembacaan dasar perairan pada kedalaman berbeda.
Pada frekuensi 200 kHz, SS502 memberikan beam yang lebih sempit untuk membantu memperoleh detail dasar perairan yang lebih baik. Sementara itu, frekuensi 50 kHz menawarkan kemampuan pelacakan dasar pada perairan yang lebih dalam. Garmin mencantumkan daya transducer sebesar 600 W dengan beamwidth 45° pada 50 kHz dan 12° pada 200 kHz.
SS502 menggunakan koneksi 8-pin, kabel sepanjang 33 kaki atau sekitar 10,1 meter, serta dirancang untuk instalasi thru-hull. Garmin juga merekomendasikan penggunaan high-performance fairing AIRMAR untuk mendapatkan performa instalasi terbaik.
Detail Lengkap
Garmin Airmar SS502 untuk Fishfinder Marine
Dalam sistem fishfinder kapal, transducer berfungsi mengirimkan gelombang sonar ke dalam air dan menerima pantulan dari dasar maupun objek yang berada di bawah kapal.
Airmar SS502 dirancang untuk kebutuhan tersebut dengan konfigurasi dual frequency 50/200 kHz dan daya 600 W. Konfigurasi ini memberikan pilihan karakter sonar yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna.
Pada frekuensi rendah 50 kHz, SS502 dapat digunakan untuk membantu pelacakan dasar pada perairan yang lebih dalam. Sementara 200 kHz menggunakan beam yang lebih sempit untuk memberikan detail target dan dasar perairan yang lebih baik pada kondisi yang sesuai.
Dual Frequency 50/200 kHz
Salah satu keunggulan utama SS502 adalah penggunaan dua frekuensi:
50 kHz + 200 kHz
Kedua frekuensi tersebut memiliki karakteristik beam yang berbeda sehingga pengguna dapat memperoleh pilihan antara cakupan yang lebih luas dan detail dasar yang lebih tinggi.
Garmin menjelaskan bahwa versi dual-frequency memberikan target detail yang baik pada 200 kHz di perairan dangkal dan bottom tracking yang baik pada 50 kHz di perairan dalam.
Frekuensi 50 kHz
Frekuensi 50 kHz memiliki beam yang lebih lebar.
Pada SS502, beam 50 kHz adalah sekitar:
45°
Konfigurasi tersebut membantu memberikan cakupan area yang lebih luas dan ditujukan untuk kebutuhan pelacakan dasar pada perairan yang lebih dalam.
Frekuensi 200 kHz
Pada frekuensi 200 kHz, SS502 menggunakan beam yang lebih sempit:
12°
Beam yang lebih sempit dapat membantu menghasilkan detail dasar yang lebih baik pada kondisi perairan yang sesuai. Garmin secara khusus menyebut narrow beam 200 kHz untuk memberikan excellent bottom detail.
Daya 600 Watt
Garmin mencantumkan daya transducer:
600 W
Daya ini menempatkan SS502 sebagai transducer tradisional marine yang cocok untuk sistem fishfinder yang mendukung transducer dual frequency 50/200 kHz.
Kedalaman Hingga 1.200 Kaki
Garmin mencantumkan kemampuan maksimum sekitar:
800–1.200 kaki
untuk SS502.
Dokumentasi Garmin juga memberikan rentang berdasarkan frekuensi:
50 kHz: sekitar 235–353 meter / 800–1.200 kaki
200 kHz: sekitar 118–206 meter / 400–700 kaki
Kemampuan aktual dapat berubah berdasarkan salinitas, kondisi air, dasar perairan, instalasi, dan perangkat sonar yang digunakan.
Sensor Kedalaman dan Temperatur
SS502 menyediakan dua jenis informasi utama:
Depth
Temperature
Dengan demikian, transducer tidak hanya membantu mengetahui kedalaman air tetapi juga dapat memberikan data temperatur air kepada perangkat yang kompatibel.
Thru-Hull Transducer
SS502 menggunakan desain:
Thru-Hull
Transducer dipasang melalui lambung kapal sehingga bagian sensor berada langsung pada posisi yang sesuai terhadap air.
Konfigurasi ini banyak digunakan pada kapal yang membutuhkan pemasangan transducer permanen dan performa sonar yang konsisten.
Stainless Steel Housing
SS502 menggunakan stainless steel thru-hull stem yang dirancang agar tahan terhadap benturan.
Garmin menyebut konstruksi stainless steel tersebut dapat digunakan pada berbagai jenis hull, termasuk planing hull powerboats dan displacement hull boats.
Untuk Planing Hull
SS502 dapat digunakan pada kapal motor dengan desain planing hull yang sesuai.
Pada jenis kapal ini, pemilihan lokasi pemasangan sangat penting agar aliran air yang melewati transducer tetap sesuai untuk memperoleh sonar return yang baik.
Untuk Displacement Hull
SS502 juga dapat digunakan pada displacement hull boats.
Instalasi tetap perlu mengikuti panduan AIRMAR/Garmin agar posisi transducer dan fairing sesuai dengan karakteristik lambung.
High-Performance Fairing
Garmin merekomendasikan penggunaan AIRMAR high-performance fairing untuk instalasi SS502. Fairing berfungsi membantu mengurangi drag sekaligus mengarahkan aliran air yang lebih halus melewati permukaan transducer.
Komponen ini penting terutama pada instalasi thru-hull di kapal yang membutuhkan performa hidrodinamika lebih baik.
Mengurangi Drag
Desain thru-hull dengan fairing membantu mengurangi gangguan aliran air pada bagian transducer.
Garmin menyebut high-performance fairing dapat membantu reduce drag dan mengarahkan air secara lebih halus ke permukaan transducer.
Beam 45° pada 50 kHz
Beam yang lebih lebar pada 50 kHz memberikan cakupan area sonar yang lebih luas.
Hal ini dapat berguna untuk membantu memperoleh gambaran dasar perairan dalam area yang lebih besar, terutama ketika digunakan untuk bottom tracking.
Beam 12° pada 200 kHz
Frekuensi 200 kHz menggunakan beam yang lebih sempit.
Dengan beam sekitar 12°, SS502 dapat memberikan detail dasar yang lebih terfokus dibandingkan beam 50 kHz yang lebih lebar.
Untuk Mencari Ikan
SS502 dapat digunakan sebagai bagian dari sistem fishfinder untuk membantu mendeteksi target di bawah kapal.
Pemilihan frekuensi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan perangkat sonar yang digunakan.
Untuk Melihat Dasar Perairan
Selain mendeteksi ikan, SS502 dapat membantu fishfinder menampilkan bentuk dasar perairan.
Frekuensi 200 kHz dengan beam yang lebih sempit dapat membantu memberikan detail dasar yang lebih jelas pada kondisi yang mendukung.
Untuk Deep Water Fishing
Frekuensi 50 kHz pada SS502 ditujukan untuk memberikan kemampuan bottom tracking yang baik pada kedalaman lebih besar.
Karena itu, transducer ini dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan sonar tradisional dual frequency untuk kegiatan memancing di perairan yang lebih dalam.
Untuk Kapal Nelayan
Pada kapal nelayan, SS502 dapat digunakan sebagai transducer untuk sistem fishfinder yang kompatibel.
Konfigurasi 50/200 kHz memberikan fleksibilitas antara cakupan sonar dan detail target.
Untuk Kapal Rekreasi
SS502 juga dapat digunakan pada kapal rekreasi yang membutuhkan sistem sonar tradisional dengan pemasangan thru-hull.
Data kedalaman dan temperatur dapat membantu pengguna memahami kondisi perairan selama perjalanan.
Untuk Kapal Motor
Konstruksi stainless steel dan desain thru-hull membuat SS502 sesuai untuk konfigurasi kapal motor yang kompatibel.
Pada kapal planing hull, posisi transducer harus dipilih agar berada pada area aliran air yang sesuai.
Koneksi 8-Pin
SS502 menggunakan:
8-pin connector
Koneksi tersebut harus dipasangkan dengan perangkat Garmin yang kompatibel dengan transducer tersebut.
Kabel 33 Kaki
Panjang kabel bawaan:
33 feet / 10,06 meter
Garmin mencantumkan panjang tersebut pada spesifikasi SS502.
Panjang kabel ini memberikan fleksibilitas dalam menempatkan perangkat fishfinder dan transducer pada kapal.
Kompatibilitas Garmin
Garmin mencantumkan Airmar SS502 dalam daftar transducer yang kompatibel dengan sejumlah perangkat Garmin marine. Daftar kompatibilitas Garmin mencakup beberapa keluarga chartplotter dan sonar, termasuk Aquamap dan CS1522.
Karena kompatibilitas dapat berbeda berdasarkan model perangkat, pengguna sebaiknya mencocokkan model fishfinder/chartplotter sebelum melakukan pembelian.
Bukan Transducer CHIRP
SS502 berbeda dari transducer Garmin/Airmar yang menggunakan CHIRP.
SS502 merupakan traditional dual-frequency transducer 50/200 kHz dengan daya 600 W.
Ini merupakan pembeda penting ketika calon pembeli membandingkan SS502 dengan transducer seperti Garmin GT17M atau Airmar B150M.
SS502 vs Garmin GT17M-THF
Keduanya sama-sama merupakan transducer thru-hull, tetapi teknologinya berbeda.
Fitur | Airmar SS502 | Garmin GT17M-THF |
|---|---|---|
Teknologi | Traditional | Midband CHIRP |
Frekuensi | 50/200 kHz | 80–165 kHz |
Daya | 600 W | 1 kW |
Beam | 45°/12° | 9°–18° |
Depth/Temperature | Ya | Ya |
Pemasangan | Thru-hull | Thru-hull |
Konektor | 8-pin | 8-pin |
Kabel | 33 ft | 50 ft |
Karena karakteristiknya berbeda, jangan menggunakan deskripsi GT17M-THF untuk halaman SS502. SS502 harus diposisikan sebagai dual-frequency traditional transducer 50/200 kHz.
Pemilihan Transducer Sesuai Kebutuhan
SS502 lebih relevan bagi pengguna yang mencari:
Transducer Garmin/Airmar 50/200 kHz
Transducer 600 W
Transducer thru-hull
Sonar traditional dual frequency
Transducer untuk deep-water bottom tracking
Transducer dengan sensor temperatur
Transducer stainless steel
Transducer dengan konektor 8-pin
Instalasi Harus Diperhatikan
Karena SS502 merupakan transducer thru-hull, pemasangannya membutuhkan perhatian khusus terhadap:
Posisi pemasangan
Bentuk lambung
Aliran air
Fairing
Sealing
Posisi kabel
Jarak dari sumber gangguan
Garmin merekomendasikan high-performance fairing AIRMAR untuk membantu mendapatkan performa terbaik.
Spesifikasi
| Model | Airmar SS502 |
|---|---|
| Brand | Garmin / Airmar |
| Part Number | 010-12465-00 |
| Product Type | Stainless Steel Thru-Hull Transducer |
| Category | GPS Maritim |
| Technology | Traditional Dual Frequency |
| Frequency | 50/200 kHz |
| Transducer Power | 600 W |
| Beamwidth | 45° / 12° |
| Maximum Depth | 800–1,200 ft |
| Maximum Depth 50 kHz | 800–1,200 ft / 235–353 m |
| Maximum Depth 200 kHz | 400–700 ft / 118–206 m |
| Functions | Depth and Temperature |
| Connector | 8-pin |
| Cable Length | 33 ft / approximately 10.06 m |
| Mounting Type | Thru-Hull |
| Housing Material | Stainless Steel |
| Supported Hull Type | Planing hull powerboats and displacement hull boats |
| Supported Deadrise | 0° according to current Garmin product specification |
| Fairing | AIRMAR high-performance fairing recommended |
| Application | Marine fishfinder, sonar, depth and temperature measurement |
Pertanyaan Umum
Apakah Garmin Airmar SS502 600W Thru-Hull Transducer 50/200 kHz cocok untuk proyek saya?
Tim Aprinia Geosat siap membantu evaluasi kebutuhan, rekomendasi unit, hingga penawaran terbaik.
Apakah tersedia dukungan konsultasi sebelum pembelian?
Ya, Anda bisa konsultasi gratis untuk pemilihan produk, kebutuhan teknis, dan skema pengadaan.
Ulasan
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
