
Garmin AIS 800 Class B AIS Transceiver
Garmin AIS 800 adalah AIS Class B transceiver 5 W dengan GPS internal, VHF, NMEA 2000, NMEA 0183, DSC dan konektivitas Garmin untuk meningkatkan visibilitas serta keselamatan navigasi kapal.
Estimasi Harga
Rp 23.500.000
Keunggulan
27 poinDeskripsi
Ringkasan
Garmin AIS 800 adalah AIS Class B transceiver 5 W dengan GPS internal, VHF, NMEA 2000, NMEA 0183, DSC dan konektivitas Garmin untuk meningkatkan visibilitas serta keselamatan navigasi kapal.
Garmin AIS 800 merupakan perangkat AIS Class B transceiver yang memungkinkan kapal mengirimkan informasi identitas dan posisi sekaligus menerima data AIS dari kapal lain yang berada di sekitar.
Perangkat ini menggabungkan fungsi AIS, VHF, GPS, dan DSC dalam satu unit sehingga dapat menjadi bagian dari sistem komunikasi dan navigasi marine yang lebih terintegrasi.
Dengan daya transmisi AIS hingga 5 W, GPS internal, koneksi NMEA 2000 dan NMEA 0183, serta kompatibilitas dengan chartplotter Garmin yang sesuai, AIS 800 dapat menampilkan informasi lalu lintas kapal pada perangkat navigasi yang kompatibel.
Detail Lengkap
Garmin AIS 800 untuk Navigasi Kapal
Dalam pelayaran, mengetahui keberadaan kapal lain di sekitar merupakan bagian penting dari situational awareness.
Garmin AIS 800 membantu menyediakan informasi tersebut melalui teknologi Automatic Identification System (AIS).
AIS 800 merupakan AIS Class B transceiver, sehingga perangkat tidak hanya menerima informasi AIS dari kapal lain tetapi juga mengirimkan informasi kapal sendiri melalui sistem AIS.
Ketika dihubungkan dengan chartplotter Garmin yang kompatibel, informasi AIS dapat ditampilkan sebagai target pada layar navigasi sehingga operator dapat lebih mudah memantau lalu lintas kapal di sekitar.
AIS Class B Transceiver
Garmin AIS 800 menggunakan standar:
AIS Class B
Sebagai transceiver, perangkat memiliki dua fungsi utama:
Receive AIS
Menerima informasi AIS yang dipancarkan kapal lain.
Transmit AIS
Mengirimkan informasi kapal sendiri kepada kapal lain yang memiliki sistem AIS penerima.
Informasi AIS yang tersedia bergantung pada data yang diterima, konfigurasi perangkat, dan sistem AIS kapal lain.
Transmit Power 5 Watt
AIS 800 memiliki daya transmisi hingga:
5 W
Garmin mencantumkan AIS Class B SOTDMA dengan daya transmisi 5 W pada spesifikasi perangkat.
Daya transmisi tersebut membantu AIS 800 mengirimkan data identitas dan posisi kapal ke sistem AIS lain dalam jangkauan komunikasi yang sesuai.
GPS Internal
Garmin AIS 800 mempunyai GPS internal sehingga perangkat dapat memperoleh informasi posisi yang dibutuhkan oleh sistem AIS.
GPS internal membantu menyederhanakan instalasi karena perangkat AIS tidak selalu membutuhkan receiver GPS eksternal terpisah.
Untuk kebutuhan positioning dengan akurasi khusus seperti survei geodetik, AIS 800 tentu bukan pengganti receiver GNSS geodetik.
VHF Terintegrasi
AIS menggunakan frekuensi radio VHF untuk pertukaran data.
AIS 800 memiliki fungsi radio VHF yang terintegrasi sebagai bagian dari sistem AIS.
Garmin mencantumkan rentang frekuensi AIS pada:
161,975 MHz dan 162,025 MHz.
AIS Receiver
AIS 800 dapat menerima informasi dari kapal lain yang memancarkan data AIS.
Informasi yang dapat tersedia pada chartplotter Garmin kompatibel dapat meliputi:
Nama kapal
MMSI
Posisi
Course
Speed
Heading
Status navigasi
Informasi perjalanan lainnya
Data aktual bergantung pada informasi yang dikirim oleh kapal target.
AIS Transmitter
Selain menerima informasi kapal lain, AIS 800 juga mengirimkan data kapal sendiri.
Data yang dipancarkan dapat membantu kapal lain yang menggunakan perangkat AIS mengetahui keberadaan dan informasi dasar kapal Anda.
Fungsi ini sangat berguna untuk meningkatkan visibilitas kapal dalam lalu lintas marine.
MMSI
AIS 800 menggunakan Maritime Mobile Service Identity (MMSI) untuk identifikasi kapal.
MMSI merupakan identitas numerik yang digunakan dalam komunikasi radio marine dan AIS.
MMSI harus dikonfigurasi dengan benar sesuai data kapal.
DSC
Garmin AIS 800 juga mendukung:
Digital Selective Calling (DSC).
DSC merupakan bagian dari sistem komunikasi radio marine yang memungkinkan perangkat radio menggunakan panggilan digital tertentu.
Garmin mencantumkan DSC sebagai salah satu fungsi AIS 800.
NMEA 2000
AIS 800 dapat terhubung ke jaringan:
NMEA 2000
melalui konektor NMEA 2000.
Koneksi ini memungkinkan informasi AIS diteruskan ke perangkat marine kompatibel dalam jaringan, termasuk chartplotter Garmin yang mendukung AIS.
NMEA 0183
Selain NMEA 2000, AIS 800 juga mendukung:
NMEA 0183
Ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang memiliki sistem navigasi marine dengan interface NMEA 0183.
Karena itu, AIS 800 dapat digunakan pada konfigurasi sistem marine yang menggunakan NMEA 2000 maupun NMEA 0183, sesuai kemampuan perangkat yang terhubung.
Terhubung ke Chartplotter Garmin
AIS 800 dapat diintegrasikan dengan chartplotter Garmin yang kompatibel.
Ketika terhubung, target AIS dapat ditampilkan pada chart sehingga operator dapat melihat posisi kapal lain secara visual.
Integrasi ini membuat AIS tidak hanya berfungsi sebagai perangkat komunikasi, tetapi juga menjadi bagian dari sistem navigasi kapal.
AIS Target pada Chart
Salah satu manfaat utama AIS 800 adalah kemampuan menampilkan target kapal pada chartplotter.
Target AIS dapat membantu operator memahami:
Posisi kapal lain
Arah pergerakan
Kecepatan
Identitas kapal
Potensi pertemuan
Informasi tersebut membantu meningkatkan situational awareness selama pelayaran.
Collision Avoidance
AIS bukan pengganti radar atau pengamatan visual, tetapi informasi AIS dapat membantu operator memahami lalu lintas kapal.
Data target dapat digunakan bersama radar, chartplotter, dan pengamatan visual untuk membantu pengambilan keputusan navigasi.
AIS 800 dapat menjadi bagian dari sistem tersebut.
AIS dan Radar
AIS 800 dapat digunakan bersama radar Garmin yang kompatibel.
Radar mendeteksi target berdasarkan pantulan gelombang radar, sedangkan AIS memperoleh informasi dari transponder kapal.
Menggabungkan kedua sumber informasi dapat memberikan gambaran lalu lintas yang lebih lengkap.
AIS dan Autopilot
Data navigasi dari sistem AIS dapat digunakan bersama sistem marine Garmin lainnya.
Namun, AIS sendiri tidak dirancang untuk menggantikan fungsi autopilot atau sistem navigasi otomatis.
Pengguna harus mengikuti aturan navigasi dan tetap melakukan pengawasan terhadap kondisi sekitar kapal.
Antena VHF
AIS 800 membutuhkan antena VHF yang sesuai untuk komunikasi AIS.
Garmin menyebut AIS 800 dapat menggunakan satu antena VHF untuk fungsi AIS dan komunikasi VHF tertentu ketika dikonfigurasi dengan sistem yang sesuai.
Pemilihan antena, splitter, kabel coaxial, dan pemasangan harus mengikuti persyaratan Garmin agar performa radio tetap optimal.
VHF Antenna Splitter
Dalam instalasi tertentu, pengguna dapat menggunakan antena VHF yang sama untuk perangkat radio dan AIS dengan konfigurasi splitter yang sesuai.
Garmin menyediakan aksesori dan rekomendasi instalasi untuk sistem tersebut.
Pastikan splitter yang digunakan memang kompatibel dengan AIS 800 dan radio VHF.
Silent Mode
AIS 800 memiliki fungsi yang memungkinkan transmisi AIS dinonaktifkan dalam kondisi tertentu melalui pengaturan yang sesuai.
Fitur ini sering disebut sebagai silent mode.
Mode tersebut dapat berguna ketika operator tidak ingin memancarkan informasi AIS kapal sendiri, tetapi pengguna tetap harus mempertimbangkan aturan dan regulasi AIS yang berlaku.
Internal GPS Antenna
GPS internal membantu menyederhanakan instalasi AIS.
Posisi pemasangan tetap penting agar receiver GPS memperoleh pandangan satelit yang memadai.
Pada konfigurasi tertentu, perangkat dapat digunakan bersama sumber GPS eksternal yang kompatibel.
External GPS
Garmin AIS 800 mendukung penggunaan sumber GPS eksternal dalam konfigurasi yang kompatibel.
Hal ini dapat berguna ketika posisi pemasangan AIS kurang ideal untuk penerimaan GPS atau kapal sudah memiliki sumber posisi GPS yang tersedia dalam jaringan marine.
AIS untuk Kapal Nelayan
AIS 800 dapat menjadi perangkat penting untuk kapal nelayan yang beroperasi di area dengan lalu lintas kapal yang padat.
Informasi AIS membantu kapal lain mengenali posisi dan identitas kapal Anda, sementara Anda juga dapat menerima informasi kapal lain.
AIS untuk Kapal Kerja
Pada kapal kerja, AIS membantu meningkatkan visibilitas kapal ketika bekerja atau berpindah lokasi.
Data AIS dapat ditampilkan pada chartplotter sehingga operator dapat memantau lalu lintas kapal di sekitar area operasi.
AIS untuk Yacht
Pada yacht, AIS 800 dapat digunakan untuk menambahkan kemampuan identifikasi dan tracking kapal ke sistem navigasi Garmin.
Perangkat ini cocok untuk pengguna yang menginginkan integrasi AIS dengan chartplotter dan perangkat marine lainnya.
AIS untuk Kapal Survei
AIS 800 juga relevan pada kapal survei yang beroperasi di area dengan lalu lintas marine.
Namun, AIS 800 berfungsi sebagai perangkat identifikasi dan komunikasi marine, bukan sebagai perangkat survey GNSS presisi tinggi.
Untuk pekerjaan positioning geodetik tetap diperlukan GNSS RTK atau receiver survey yang sesuai.
Compact Marine Design
AIS 800 dirancang sebagai perangkat marine yang dapat dipasang sebagai bagian dari sistem elektronik kapal.
Dimensinya sekitar:
17,5 × 14,2 × 4,5 cm
dengan berat sekitar:
700 gram.
Water Resistance
Garmin mencantumkan rating:
IPX7
untuk AIS 800.
Perangkat tetap harus dipasang sesuai panduan Garmin dan tidak boleh dianggap sebagai perangkat yang bebas ditempatkan di area yang terus-menerus terkena air.
Power Supply
AIS 800 menggunakan sistem kelistrikan marine DC.
Garmin mencantumkan input voltage sekitar:
9–32 VDC
dengan konsumsi daya yang bergantung pada mode operasi dan transmisi.
Untuk instalasi, gunakan sumber daya dan proteksi sesuai manual Garmin.
Instalasi AIS 800
Pemasangan AIS membutuhkan perhatian pada beberapa komponen:
AIS transceiver
Antena VHF
Kabel coaxial
Power supply
NMEA 2000 atau NMEA 0183
Chartplotter
GPS source
Kualitas antena dan instalasi sangat memengaruhi performa komunikasi radio.
Pentingnya Posisi Antena
Antena VHF harus ditempatkan pada posisi yang memiliki pandangan bebas sejauh mungkin.
Hindari pemasangan terlalu dekat dengan:
Radar
Antena satelit
Antena GPS
Kabel listrik berarus tinggi
Sumber interferensi radio
Instalasi yang benar dapat membantu menjaga kualitas penerimaan dan transmisi AIS.
AIS 800 untuk Sistem Garmin Marine
AIS 800 paling menarik untuk pengguna yang sudah menggunakan ekosistem Garmin.
Data AIS dapat digabungkan dengan:
Garmin chartplotter
Garmin radar
Garmin autopilot
Garmin VHF
Garmin marine network
NMEA 2000 devices
Dengan demikian, AIS menjadi bagian dari satu sistem navigasi marine yang terintegrasi.
Spesifikasi
| Model | Garmin AIS 800 |
|---|---|
| Brand | Garmin |
| Part Number | 010-02087-00 |
| Product Type | Class B AIS Transceiver |
| Category | AIS Marine |
| AIS Class | Class B |
| AIS Transmit Power | 5 W |
| AIS Frequencies | 161.975 MHz and 162.025 MHz |
| GPS | Internal GPS |
| DSC | Supported |
| VHF | Integrated VHF radio functionality |
| NMEA 2000 | Supported |
| NMEA 0183 | Supported |
| AIS Data | Transmit and receive |
| MMSI | Supported |
| Silent Mode | Supported |
| External GPS | Supported in compatible configurations |
| Water Resistance | IPX7 |
| Dimensions | 17.5 x 14.2 x 4.5 cm |
| Weight | Approximately 700 g |
| Power Input | 9–32 VDC |
| Network | NMEA 2000 / NMEA 0183 |
| Application | Marine AIS, vessel tracking, navigation and situational awareness |
Pertanyaan Umum
Apakah Garmin AIS 800 Class B AIS Transceiver cocok untuk proyek saya?
Tim Aprinia Geosat siap membantu evaluasi kebutuhan, rekomendasi unit, hingga penawaran terbaik.
Apakah tersedia dukungan konsultasi sebelum pembelian?
Ya, Anda bisa konsultasi gratis untuk pemilihan produk, kebutuhan teknis, dan skema pengadaan.
Ulasan
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
