
Garmin Reactor 40 Hydraulic Autopilot
Garmin Reactor 40 Hydraulic Autopilot adalah sistem autopilot hidrolik untuk powerboat dan sailboat dengan AHRS 9-axis, Shadow Drive, ECU 10, GHC 50, dan pilihan pompa hidrolik sesuai sistem kemudi kapal
Estimasi Harga
Rp 79.000.000
Keunggulan
32 poinDeskripsi
Ringkasan
Garmin Reactor 40 Hydraulic Autopilot adalah sistem autopilot hidrolik untuk powerboat dan sailboat dengan AHRS 9-axis, Shadow Drive, ECU 10, GHC 50, dan pilihan pompa hidrolik sesuai sistem kemudi kapal
Garmin Reactor 40 Hydraulic Autopilot merupakan sistem autopilot marine yang dirancang untuk kapal dengan sistem kemudi hidrolik. Sistem ini membantu mempertahankan arah kapal secara otomatis sehingga operator tidak perlu terus-menerus melakukan koreksi kemudi saat kapal sedang berlayar.
Reactor 40 menggunakan solid-state 9-axis Attitude Heading Reference System (AHRS) untuk membaca gerakan dan orientasi kapal. Teknologi tersebut membantu autopilot mempertahankan heading ketika kapal mengalami pitching, rolling, atau kondisi laut yang berubah. Garmin menyebut Reactor 40 dirancang untuk meminimalkan heading error, course deviation, rudder movement, dan konsumsi daya.
Untuk sistem hydraulic steering, Garmin menawarkan Reactor 40 dengan pilihan GHP 1.2L Pump atau GHP 2.0L Pump, tergantung volume steering cylinder dan karakteristik sistem kemudi kapal
Detail Lengkap
Garmin Reactor 40 Hydraulic Autopilot untuk Kapal
Mengendalikan kapal secara manual dalam perjalanan panjang dapat membuat operator harus terus melakukan koreksi terhadap arah kapal.
Gelombang, angin, arus, dan perubahan beban dapat menyebabkan kapal keluar dari heading yang diinginkan.
Garmin Reactor 40 Hydraulic Autopilot dirancang untuk membantu menjaga arah kapal secara otomatis melalui sistem kemudi hidrolik.
Sistem ini bekerja dengan membaca orientasi dan pergerakan kapal menggunakan sensor AHRS, kemudian mengendalikan sistem kemudi untuk mempertahankan heading yang telah ditentukan.
Autopilot Hidrolik Garmin
Reactor 40 Hydraulic ditujukan untuk kapal yang menggunakan:
Hydraulic Steering System
Sistem ini dapat digunakan pada berbagai powerboat dan sailboat yang memiliki konfigurasi hydraulic steering yang kompatibel.
Garmin menyediakan pilihan pompa berdasarkan volume steering cylinder dan karakteristik tekanan sistem.
Solid-State 9-Axis AHRS
Salah satu komponen penting Reactor 40 adalah:
9-axis solid-state AHRS
AHRS atau Attitude Heading Reference System digunakan untuk membaca orientasi dan pergerakan kapal.
Sensor ini membantu sistem autopilot memahami perubahan heading dan gerakan kapal sehingga koreksi kemudi dapat dilakukan secara lebih tepat.
Garmin menyebut teknologi AHRS Reactor 40 memberikan konsistensi heading accuracy hingga sekitar 2 derajat.
Mempertahankan Heading Kapal
Fungsi utama Reactor 40 adalah membantu mempertahankan:
Heading kapal
Setelah heading ditentukan, autopilot akan melakukan koreksi kemudi secara otomatis untuk membantu kapal tetap mengikuti arah yang diinginkan.
Hal ini sangat berguna ketika kapal melakukan perjalanan panjang dan operator ingin mengurangi kebutuhan koreksi kemudi secara terus-menerus.
Mengurangi Course Deviation
Kondisi laut dapat menyebabkan kapal bergerak keluar dari jalur yang diinginkan.
Reactor 40 dirancang untuk membantu mengurangi course deviation dengan melakukan koreksi kemudi secara otomatis.
Garmin menyatakan sistem Reactor 40 dirancang untuk meminimalkan heading error dan course deviation.
Shadow Drive Technology
Reactor 40 dapat digunakan dengan:
Garmin Shadow Drive
Teknologi Shadow Drive memungkinkan operator mengambil kembali kendali kemudi secara langsung.
Ketika roda kemudi diputar, sistem dapat secara otomatis melepaskan autopilot sehingga operator dapat melakukan manuver manual.
Ini merupakan salah satu fitur penting untuk keselamatan dan kemudahan penggunaan autopilot.
Tetap Bisa Mengendalikan Kapal Secara Manual
Autopilot tidak berarti operator kehilangan kendali atas kapal.
Dengan Shadow Drive, operator dapat mengambil alih kemudi dengan memutar steering wheel.
Setelah manuver selesai, autopilot dapat diaktifkan kembali sesuai konfigurasi sistem.
GHC 50 Autopilot Display
Reactor 40 dapat dipasangkan dengan:
Garmin GHC 50
GHC 50 memberikan dedicated autopilot display untuk mengontrol sistem dari helm.
Garmin menyebut GHC 50 dapat berbagi data dan pengaturan dengan Garmin MFD serta perangkat Garmin lain yang terpasang pada sistem.
Terhubung ke Garmin Chartplotter
Reactor 40 dapat dikontrol melalui Garmin chartplotter yang kompatibel.
Integrasi tersebut memungkinkan autopilot menjadi bagian dari sistem navigasi Garmin di kapal.
Pengguna dapat mengontrol fungsi autopilot dari MFD tanpa harus menggunakan panel kontrol yang sepenuhnya terpisah.
Heading Hold
Fungsi Heading Hold memungkinkan kapal mempertahankan arah tertentu secara otomatis.
Setelah heading ditentukan, Reactor 40 melakukan koreksi terhadap sistem kemudi untuk membantu menjaga arah kapal.
Step Turns
Reactor 40 mendukung fungsi step turns pada konfigurasi yang kompatibel.
Fitur ini memungkinkan operator memilih perubahan arah secara bertahap berdasarkan preset turn angle.
Wind Hold
Untuk sailboat dengan sensor angin yang kompatibel, Reactor 40 menyediakan fungsi:
Wind Hold
Fitur tersebut memungkinkan autopilot mempertahankan arah relatif terhadap angin.
Garmin menyatakan wind hold tersedia ketika Reactor 40 dipasangkan dengan wind sensor.
Tack dan Jibe
Untuk kapal layar, Reactor 40 juga mendukung:
Tack
Jibe
Fitur tersebut membantu melakukan manuver berdasarkan konfigurasi sailing yang kompatibel.
Garmin mencantumkan fitur powerboat dan sailing dalam seluruh corepack Reactor 40 yang kompatibel.
Follow Route
Ketika terhubung dengan chartplotter Garmin yang kompatibel, Reactor 40 dapat mengikuti rute navigasi.
Dengan demikian, autopilot dapat membantu menjaga kapal mengikuti jalur yang telah dibuat pada sistem navigasi.
Auto Guidance+
Dalam konfigurasi yang mendukungnya, Reactor 40 dapat memperoleh manfaat dari fitur Auto Guidance+ pada Garmin MFD.
Namun Garmin menegaskan bahwa Auto Guidance ditujukan untuk perencanaan, bukan pengganti pengoperasian dan pengawasan navigasi yang aman.
Pilihan Pompa Hidrolik
Pemilihan pompa merupakan bagian penting dari pemasangan Reactor 40 Hydraulic.
Garmin mencantumkan:
GHP 1.2L Pump
untuk sistem dengan volume cylinder tertentu.
Garmin juga menyediakan:
GHP 2.0L Pump
untuk aplikasi dual-cylinder dengan total cylinder volume sekitar 10–24 cubic inches / 160–390 cc.
GHP 1.2L Pump
GHP 1.2L Pump digunakan untuk aplikasi hydraulic steering tertentu.
Garmin mencantumkannya pada Reactor 40 Hydraulic Autopilot untuk sistem dengan single-cylinder volume 6–14 cubic inches.
Pemilihan aktual harus berdasarkan spesifikasi steering cylinder kapal.
GHP 2.0L Pump
GHP 2.0L merupakan pilihan untuk aplikasi hydraulic tertentu dengan volume cylinder lebih besar.
Garmin mencantumkan penggunaan pada dual-cylinder systems dengan total volume 10–24 cubic inches.
Pompa 2.0L merupakan low-pressure, high-volume pump dan tidak ditujukan untuk sistem high-pressure.
Jangan Salah Memilih Pompa
Calon pembeli sebaiknya tidak memilih pompa hanya berdasarkan ukuran kapal.
Garmin meminta beberapa informasi sebelum menentukan sistem Reactor 40, termasuk:
Panjang kapal
Displacement
Jenis steering
Volume steering cylinder
Jenis drive/pump
Model chartplotter
Penggunaan autopilot
Karena itu, halaman produk sebaiknya mengarahkan calon pembeli untuk konsultasi terlebih dahulu sebelum menentukan pump kit.
Untuk Powerboat
Reactor 40 Hydraulic sangat relevan untuk powerboat yang menggunakan hydraulic steering.
Sistem autopilot membantu mempertahankan heading saat kapal melakukan perjalanan panjang.
Garmin mencantumkan Reactor 40 Hydraulic sebagai pilihan untuk hydraulic steering pada powerboat.
Untuk Sailboat
Reactor 40 juga memiliki fitur untuk kapal layar.
Selain heading hold, sistem yang terhubung dengan wind sensor dapat menggunakan fungsi:
Wind hold
Tack
Jibe
Untuk Kapal Fishing
Pada kapal fishing, autopilot dapat membantu mempertahankan arah kapal ketika operator sedang melakukan aktivitas lain.
Reactor 40 dapat digunakan untuk membantu mempertahankan heading ketika trolling atau berpindah menuju lokasi fishing.
Namun operator tetap harus melakukan pengawasan dan mengikuti aturan keselamatan navigasi.
Untuk Kapal Cruising
Untuk kapal cruising, autopilot sangat membantu ketika kapal melakukan perjalanan panjang.
Dengan heading hold dan integrasi chartplotter, operator dapat mengurangi beban koreksi kemudi secara manual.
Untuk Yacht
Reactor 40 Hydraulic juga dapat digunakan pada yacht dengan hydraulic steering yang sesuai.
Integrasi dengan Garmin MFD membuat sistem autopilot dapat menjadi bagian dari ekosistem navigasi yacht.
Untuk Kapal Kerja
Kapal kerja yang menggunakan hydraulic steering dapat memanfaatkan Reactor 40 untuk membantu mempertahankan heading selama operasi.
Pemilihan pump dan komponen harus dilakukan berdasarkan steering system kapal.
NMEA 2000
Reactor 40 menggunakan jaringan:
NMEA 2000
untuk integrasi dengan perangkat marine Garmin dan perangkat kompatibel lainnya.
Garmin mencantumkan NMEA 2000 sebagai bagian dari persyaratan dan konfigurasi Reactor 40.
ECU 10
Pada konfigurasi Reactor 40 Hydraulic tertentu, sistem menggunakan:
ECU 10
Electronic Control Unit ini mengatur pengoperasian pompa dan sistem kemudi berdasarkan perintah dari autopilot.
Reactor 40 CCU
Sistem Reactor 40 menggunakan:
Reactor 40 CCU
Course Computer Unit bertugas memproses informasi heading dan gerakan kapal dari AHRS serta mengoordinasikan sistem autopilot.
Garmin mencantumkan Reactor 40 CCU part number 010-11052-67 pada konfigurasi Reactor 40 Hydraulic.
GHC 50
GHC 50 merupakan display autopilot yang tersedia untuk Reactor 40.
Dengan GHC 50, operator mendapatkan layar khusus untuk pengoperasian autopilot di helm.
Sistem Modular
Reactor 40 tidak hanya terdiri dari satu unit.
Sistem hydraulic dapat melibatkan:
Reactor 40 CCU
ECU 10
Hydraulic pump
Shadow Drive
GHC 50
NMEA 2000 network
Garmin chartplotter
Komponen yang diperlukan tergantung jenis corepack dan sistem steering kapal.
Kompatibilitas Sistem Kemudi
Reactor 40 Hydraulic dirancang untuk sistem kemudi hidrolik tertentu.
Sebelum membeli, perlu diketahui apakah kapal menggunakan:
High-pressure / low-volume
atau:
Low-pressure / high-volume
Garmin secara khusus memperingatkan bahwa pemilihan pump harus sesuai karakteristik hydraulic steering.
Instalasi Autopilot
Pemasangan Reactor 40 harus dilakukan dengan benar karena sistem berhubungan langsung dengan kemudi kapal.
Instalasi mencakup:
Pemasangan CCU.
Pemasangan ECU.
Pemasangan hydraulic pump.
Pemasangan Shadow Drive.
Penyambungan hydraulic hose.
Penyambungan NMEA 2000.
Penyambungan power.
Kalibrasi autopilot.
Sea trial.
Kalibrasi
Reactor 40 dirancang agar proses commissioning dan kalibrasi relatif sederhana.
Garmin menyebut Reactor 40 membutuhkan minimal commissioning dan calibration dibandingkan sistem autopilot tradisional.
Namun kalibrasi tetap harus dilakukan sesuai prosedur Garmin setelah instalasi.
Sea Trial
Setelah instalasi selesai, sistem harus diuji di air.
Sea trial diperlukan untuk memastikan:
Heading sensor benar.
Steering response sesuai.
Pompa bekerja dengan benar.
Arah kemudi sesuai.
Shadow Drive berfungsi.
Autopilot dapat mempertahankan heading.
Produk untuk Instalasi Baru
Untuk instalasi baru, sebaiknya jangan hanya mencari berdasarkan nama “Reactor 40 Hydraulic”.
Pastikan paket yang dibeli mencakup komponen yang memang diperlukan untuk kapal.
Garmin saat ini mencantumkan Reactor 40 Hydraulic Autopilot 010-02794-00 sebagai corepack dan menyediakan pilihan drive/pump berdasarkan sistem hydraulic kapal.
Spesifikasi
| Model | Reactor 40 Hydraulic Autopilot |
|---|---|
| Brand | Garmin |
| Current Core Pack Part Number | 010-02794-00 |
| Product Type | Hydraulic Marine Autopilot |
| Steering Type | Hydraulic |
| AHRS | Solid-state 9-axis AHRS |
| Heading Accuracy | Within approximately 2 degrees under specified conditions |
| Compatible Pump Options | GHP 1.2L Pump / GHP 2.0L Pump |
| GHP 1.2L Application | Single-cylinder systems with cylinder volumes from 6 to 14 cubic inches |
| GHP 2.0L Application | Dual-cylinder systems with total cylinder volumes from 10 to 24 cubic inches |
| Network | NMEA 2000 |
| Control Display | Compatible Garmin chartplotter / GHC 50 |
| CCU | Reactor 40 CCU |
| CCU Part Number | 010-11052-67 |
| ECU | ECU 10 |
| Features | Heading Hold, Step Turns, Wind Hold, Tack, Jibe and route following |
| Shadow Drive | Supported |
| Vessel Type | Powerboat and Sailboat |
| Application | Hydraulic steering marine vessels |
Pertanyaan Umum
Apakah Garmin Reactor 40 Hydraulic Autopilot cocok untuk proyek saya?
Tim Aprinia Geosat siap membantu evaluasi kebutuhan, rekomendasi unit, hingga penawaran terbaik.
Apakah tersedia dukungan konsultasi sebelum pembelian?
Ya, Anda bisa konsultasi gratis untuk pemilihan produk, kebutuhan teknis, dan skema pengadaan.
Ulasan
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
