
Garmin VHF 215i AIS Marine Radio
Garmin VHF 215i AIS adalah radio VHF marine fixed-mount 25 W dengan AIS receiver, GPS internal, DSC Class D, NMEA 2000 dan NMEA 0183 untuk komunikasi serta pemantauan lalu lintas kapal.
Estimasi Harga
Rp 17.500.000
Keunggulan
38 poinDeskripsi
Ringkasan
Garmin VHF 215i AIS adalah radio VHF marine fixed-mount 25 W dengan AIS receiver, GPS internal, DSC Class D, NMEA 2000 dan NMEA 0183 untuk komunikasi serta pemantauan lalu lintas kapal.
Garmin VHF 215i AIS Marine Radio merupakan radio komunikasi VHF tetap yang menggabungkan komunikasi marine dengan kemampuan menerima informasi Automatic Identification System (AIS). Perangkat ini dirancang untuk membantu operator kapal berkomunikasi sekaligus memperoleh informasi mengenai kapal lain yang berada dalam jangkauan AIS.
Dengan daya transmisi VHF hingga 25 watt, GPS internal, DSC Class D, serta konektivitas NMEA 2000 dan NMEA 0183, VHF 215i AIS dapat diintegrasikan dengan chartplotter Garmin yang kompatibel. Informasi AIS dari kapal lain dapat diteruskan ke chartplotter sehingga target kapal dapat ditampilkan pada layar navigasi.
Yang perlu diperhatikan, VHF 215i AIS merupakan AIS receiver-only. Perangkat dapat menerima informasi AIS dari kapal lain, tetapi tidak berfungsi sebagai AIS Class B transceiver untuk mengirimkan laporan AIS kapal sendiri
Detail Lengkap
Garmin VHF 215i AIS untuk Komunikasi dan Monitoring Kapal
Ketika kapal beroperasi di perairan dengan lalu lintas yang padat, komunikasi radio dan informasi mengenai posisi kapal lain menjadi bagian penting dari situational awareness.
Garmin VHF 215i AIS dirancang untuk menggabungkan dua fungsi tersebut dalam satu perangkat marine:
VHF radio + AIS receiver
Radio VHF digunakan untuk komunikasi suara, sedangkan AIS receiver menerima data kapal lain yang berada dalam jangkauan.
Jika dihubungkan ke chartplotter Garmin yang kompatibel, informasi tersebut dapat ditampilkan sebagai target AIS pada layar navigasi.
Radio VHF Marine 25 Watt
VHF 215i AIS memiliki daya transmisi maksimum:
25 W
dan pilihan daya rendah:
1 W.
Daya 25 W membuat perangkat sesuai untuk kebutuhan radio VHF fixed-mount pada kapal, termasuk kapal nelayan, yacht, cruising boat, dan kapal kerja.
Jangkauan komunikasi aktual tetap dipengaruhi oleh antena, tinggi pemasangan antena, kondisi lingkungan, dan faktor propagasi radio.
AIS Receiver
Fitur pembeda utama VHF 215i AIS dibandingkan VHF 215i standar adalah adanya:
AIS Receiver
AIS digunakan untuk menerima informasi elektronik dari kapal lain dan menampilkan informasi tersebut pada perangkat navigasi yang kompatibel.
Garmin mencantumkan VHF 215i AIS sebagai AIS RX only.
Bukan AIS Transmitter
Ini merupakan informasi penting ketika menjelaskan produk kepada calon pembeli.
Garmin VHF 215i AIS tidak mengirimkan laporan AIS kapal sendiri.
Garmin menyatakan VHF 215/215i AIS hanya dilengkapi AIS receiver dan tidak dapat mentransmisikan AIS reports.
Jadi produk ini berbeda dari Garmin AIS 800, yang merupakan AIS Class B transceiver dan dapat mengirim serta menerima informasi AIS.
Menampilkan Kapal di Chartplotter
Ketika VHF 215i AIS dihubungkan ke chartplotter Garmin kompatibel, posisi kapal yang diterima melalui AIS dapat diteruskan ke chartplotter.
Informasi ini memungkinkan operator melihat target AIS pada chart sehingga lebih mudah memahami lalu lintas kapal di sekitar.
Membantu Situational Awareness
AIS dapat memberikan informasi tambahan mengenai kapal lain yang tidak selalu terlihat dengan mudah secara visual.
Dengan menggabungkan:
AIS
Radar
Chartplotter
Pengamatan visual
VHF communication
operator dapat memperoleh gambaran lalu lintas kapal yang lebih lengkap.
AIS tetap bukan pengganti pengamatan visual atau radar.
DSC Class D
VHF 215i AIS dilengkapi:
Digital Selective Calling (DSC) Class D
DSC menyediakan fungsi panggilan digital termasuk distress calling dan direct calling menggunakan MMSI yang telah diprogram.
Fitur ini menambah kemampuan komunikasi dan keselamatan pada sistem radio marine.
Distress Calling
Dalam kondisi darurat, tombol distress pada radio dapat digunakan untuk melakukan panggilan DSC sesuai prosedur.
MMSI kapal harus dikonfigurasi dengan benar sebelum fungsi tersebut digunakan.
Penggunaan DSC juga harus mengikuti regulasi radio marine yang berlaku di wilayah operasional kapal.
GPS Internal
Garmin VHF 215i AIS memiliki:
Integrated GNSS receiver
dengan dukungan:
GPS
GLONASS
WAAS
EGNOS
Navigation rate yang tercantum Garmin adalah:
1 Hz.
GPS internal membantu menyediakan informasi posisi yang diperlukan untuk fungsi DSC dan integrasi sistem marine.
NMEA 2000
VHF 215i AIS dapat dihubungkan melalui:
NMEA 2000
ke jaringan marine yang kompatibel.
Melalui jaringan tersebut, informasi DSC dan posisi AIS dapat diteruskan ke chartplotter yang kompatibel.
NMEA 0183
Selain NMEA 2000, perangkat juga mendukung:
NMEA 0183
Hal ini membuat VHF 215i AIS dapat digunakan pada konfigurasi marine yang masih menggunakan perangkat navigasi dengan interface NMEA 0183.
Catatan: Garmin menyatakan radio tidak dapat berkomunikasi dengan NMEA 0183 dan NMEA 2000 secara bersamaan. Salah satu protokol harus dipilih sebagai interface aktif.
AIS Frequency
AIS receiver bekerja pada:
161.975–162.025 MHz
Garmin mencantumkan sensitivitas AIS sekitar:
-107 dBm
pada kondisi pengujian 20% PER.
VHF Marine Channels
VHF 215i AIS mendukung:
U.S. marine channels
Canadian marine channels
International marine channels
Selain itu, tersedia:
10 NOAA weather channels
untuk wilayah yang mendukung layanan tersebut.
Komunikasi Kapal
Fungsi utama VHF 215i AIS tetap merupakan radio VHF marine.
Perangkat dapat digunakan untuk komunikasi suara dengan kapal lain dan stasiun radio marine yang berada dalam jangkauan.
Penggunaan channel harus mengikuti regulasi komunikasi radio di wilayah operasional.
Komunikasi dengan Stasiun Pantai
VHF marine juga dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan stasiun pantai, marina, atau layanan komunikasi marine yang tersedia.
Jangkauan komunikasi bergantung pada sistem antena dan kondisi lingkungan.
Removable Fist Microphone
VHF 215i AIS dilengkapi removable fist microphone.
Microphone dapat diposisikan secara fleksibel sehingga lebih mudah dijangkau operator di area helm.
Hal ini berguna ketika radio dipasang pada lokasi yang tidak tepat berada di depan posisi operator.
GHS 11 Second Station
VHF 215i AIS mendukung:
GHS 11 second-station handset
Dengan handset tambahan tersebut, fungsi radio dapat diakses dari station kedua yang sesuai. Garmin mencantumkan dukungan GHS 11 ×1.
Fitur ini berguna untuk kapal dengan:
Helm utama
Flybridge
Helm kedua
Station navigasi tambahan
Optional Hailer
VHF 215i AIS mendukung sistem:
Optional foghorn and two-way hailer
Garmin mencantumkan output hailer maksimum:
20 W pada 4 ohm.
Fitur tersebut dapat memperluas fungsi radio untuk komunikasi suara onboard dan kebutuhan foghorn dengan perangkat tambahan yang sesuai.
External Speaker
Output speaker eksternal maksimum:
4 W pada 4 ohm
sedangkan output speaker internal maksimum:
1 W.
Speaker eksternal dapat dipertimbangkan ketika radio dipasang pada area kapal yang memiliki tingkat kebisingan tinggi.
Chartplotter Garmin
VHF 215i AIS dirancang untuk bekerja dengan chartplotter Garmin yang kompatibel.
Garmin menyebut integrasi dengan chartplotter dan MFD melalui jaringan NMEA 2000 sebagai salah satu metode instalasi.
Informasi AIS ke Chartplotter
Melalui koneksi NMEA yang sesuai, posisi kapal yang diterima melalui AIS dapat diteruskan ke chartplotter.
Garmin secara khusus mencantumkan bahwa VHF 215/215i AIS dapat mentransfer posisi AIS kapal di sekitar ke chartplotter yang kompatibel.
AIS dan Collision Awareness
Informasi AIS dapat membantu operator mengenali:
Kapal di sekitar
Posisi target
Pergerakan kapal
Identitas kapal
Informasi navigasi yang dipancarkan oleh target
Informasi tersebut dapat digunakan sebagai tambahan untuk meningkatkan kesadaran terhadap lalu lintas kapal.
Tidak Menggantikan Radar
AIS dan radar memiliki cara kerja berbeda.
AIS menerima data yang dipancarkan oleh kapal yang memiliki AIS, sedangkan radar mendeteksi objek berdasarkan pantulan gelombang radar.
Karena itu, VHF 215i AIS lebih tepat digunakan sebagai pelengkap radar dan chartplotter, bukan sebagai pengganti radar.
Untuk Kapal Nelayan
VHF 215i AIS dapat digunakan pada kapal nelayan yang membutuhkan radio VHF fixed-mount sekaligus kemampuan melihat target AIS.
Informasi AIS dapat membantu operator mengetahui kapal lain di sekitar area operasi.
Untuk Yacht
Pada yacht, VHF 215i AIS dapat menjadi bagian dari sistem komunikasi dan navigasi Garmin.
Integrasi AIS dengan chartplotter membantu operator memantau lalu lintas kapal dari helm.
Untuk Kapal Cruising
Pada perjalanan cruising, informasi AIS dapat memberikan tambahan informasi mengenai kapal lain yang berada di sekitar jalur pelayaran.
Sementara itu, radio VHF tetap dapat digunakan untuk komunikasi marine.
Untuk Kapal Kerja
Kapal kerja yang beroperasi di area dengan lalu lintas marine dapat menggunakan VHF 215i AIS untuk komunikasi dan penerimaan informasi AIS.
Untuk Kapal Survei
VHF 215i AIS dapat digunakan sebagai perangkat komunikasi dan awareness pada kapal survei.
Namun perangkat ini bukan receiver GNSS RTK dan tidak ditujukan untuk pekerjaan pemetaan presisi.
IPX7 Water Rating
Garmin mencantumkan rating ketahanan air:
IPX7.
Perangkat tetap harus dipasang sesuai panduan Garmin untuk menjaga keamanan dan keandalan instalasi.
Operating Voltage
Rentang operating voltage:
10,8–15,6 VDC.
Sistem kelistrikan kapal harus mampu menyediakan tegangan yang sesuai.
Dimensi
Ukuran unit:
98 × 197 × 149 mm
atau sekitar:
3,9 × 7,8 × 5,8 inci.
Berat
Berat unit tanpa microphone:
1,2 kg
Berat microphone:
0,25 kg.
Antena VHF
Konektor antena:
SO-239, 50 ohm
Maximum antenna gain yang tercantum Garmin:
9 dBi.
Pemilihan antena dan pemasangannya harus mengikuti spesifikasi Garmin serta ketentuan radio marine.
Antena GNSS Eksternal
VHF 215i AIS menyediakan konektor antena GNSS eksternal:
BNC
Selain antena GNSS internal, konfigurasi yang sesuai dapat menggunakan antena GNSS eksternal.
Garmin VHF 215i AIS vs Garmin VHF 215i
Kedua produk memiliki nama yang sangat mirip, tetapi terdapat perbedaan penting.
Fitur | VHF 215i | VHF 215i AIS |
|---|---|---|
Part Number | 010-02097-01 | 010-02098-01 |
VHF | Ya | Ya |
Daya VHF | 25 W / 1 W | 25 W / 1 W |
GPS/GNSS internal | Ya | Ya |
DSC Class D | Ya | Ya |
NMEA 2000 | Ya | Ya |
NMEA 0183 | Ya | Ya |
AIS Receiver | Tidak | Ya |
AIS Transmitter | Tidak | Tidak |
GHS 11 | Ya | Ya |
Garmin secara resmi membedakan VHF 215i standar dan VHF 215i AIS berdasarkan keberadaan AIS receiver.
Spesifikasi
| Model | VHF 215i AIS |
|---|---|
| Brand | Garmin |
| Part Number | 010-02098-01 |
| Product Type | Fixed-Mount Marine VHF Radio with AIS Receiver |
| Category | AIS Marine |
| VHF Transmit Power | 25 W / 1 W |
| DSC | Class D |
| AIS | Receiver only (AIS RX) |
| AIS Transmit | Not supported |
| AIS Frequency Range | 161.975–162.025 MHz |
| AIS Sensitivity | -107 dBm at 20% PER |
| GNSS Receiver | Integrated |
| GNSS Constellations | GPS, GLONASS |
| Differential Support | WAAS, EGNOS |
| Navigation Rate | 1 Hz |
| NMEA 2000 | Supported |
| NMEA 0183 | Supported |
| Marine Channels | U.S., Canadian and International marine channels |
| Weather Channels | 10 NOAA weather channels |
| VHF TX Frequency | 156.025–162.025 MHz |
| VHF RX Frequency | 156.050–163.275 MHz |
| Antenna Connector | SO-239, 50 ohm |
| External GNSS Connector | BNC |
| Maximum Antenna Gain | 9 dBi |
| Remote Station | GHS 11 x1 |
| Hailer | Optional |
| Maximum Hailer Output | 20 W at 4 ohm |
| Internal Speaker Output | 1 W |
| External Speaker Output | 4 W at 4 ohm |
| Operating Voltage | 10.8–15.6 VDC |
| Typical Current Draw | 600 mA at 12 VDC |
| Maximum Current Draw | 6 A |
| Water Rating | IPX7 |
| Dimensions | 98 x 197 x 149 mm |
| Weight Without Microphone | 1.2 kg |
| Microphone Weight | 0.25 kg |
| Operating Temperature | -15°C to 55°C |
| Compass Safe Distance | 75 cm |
Pertanyaan Umum
Apakah Garmin VHF 215i AIS Marine Radio cocok untuk proyek saya?
Tim Aprinia Geosat siap membantu evaluasi kebutuhan, rekomendasi unit, hingga penawaran terbaik.
Apakah tersedia dukungan konsultasi sebelum pembelian?
Ya, Anda bisa konsultasi gratis untuk pemilihan produk, kebutuhan teknis, dan skema pengadaan.
Ulasan
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
