

GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver
GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver merupakan perangkat GNSS reference station yang dirancang untuk kebutuhan Continuously Operating Reference Station (CORS) dengan stabilitas operasional 24/7. Receiver ini mendukung aplikasi geospasial presisi tinggi, monitoring, dan infrastruktur jaringan GNSS profesional
Estimasi Harga
Rp 60.000.000
Keunggulan
9 poinDeskripsi
Ringkasan
GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver merupakan perangkat GNSS reference station yang dirancang untuk kebutuhan Continuously Operating Reference Station (CORS) dengan stabilitas operasional 24/7. Receiver ini mendukung aplikasi geospasial presisi tinggi, monitoring, dan infrastruktur jaringan GNSS profesional
GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver adalah receiver GNSS profesional yang dirancang khusus sebagai solusi reference station untuk kebutuhan pengukuran presisi dan sistem CORS. Perangkat ini menawarkan kestabilan tinggi untuk penggunaan jangka panjang dalam berbagai aplikasi geospasial.
Dengan desain yang tangguh dan kemampuan operasional berkelanjutan, GINTEC GC10 cocok digunakan untuk membangun maupun memperkuat jaringan referensi GNSS pada proyek survei pemetaan, konstruksi, monitoring deformasi, serta berbagai kebutuhan industri yang membutuhkan data posisi akurat dan terpercaya.
Detail Lengkap
GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver
GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver merupakan perangkat reference station GNSS yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional dalam bidang geospasial. Receiver ini dikembangkan untuk memberikan kestabilan operasional dalam penggunaan jangka panjang sehingga sesuai untuk sistem CORS yang membutuhkan keandalan tinggi.
Sebagai bagian dari infrastruktur GNSS modern, GINTEC GC10 membantu menyediakan data referensi posisi yang dapat digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas pengukuran dan pemantauan. Perangkat ini cocok digunakan oleh perusahaan survei, instansi pemerintahan, lembaga penelitian, maupun industri yang membutuhkan solusi GNSS dengan tingkat keandalan tinggi.
GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver mendukung kebutuhan operasional di berbagai lingkungan kerja, termasuk area terbuka, lokasi proyek konstruksi, kawasan pertambangan, infrastruktur transportasi, hingga sistem monitoring geospasial. Desain perangkat yang kuat membuatnya sesuai untuk penggunaan profesional dengan tuntutan operasional terus menerus.
Dengan kemampuan integrasi komunikasi dan manajemen jarak jauh, receiver ini memberikan kemudahan dalam pengelolaan sistem reference station. Pengguna dapat melakukan pemantauan dan pemeliharaan perangkat secara lebih efisien untuk mendukung kelancaran pengumpulan data GNSS.
GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver menjadi pilihan tepat bagi pengguna yang membutuhkan solusi reference station modern untuk meningkatkan akurasi, efisiensi, dan keandalan pekerjaan berbasis data geospasial.
Keunggulan GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver
Dirancang khusus untuk aplikasi CORS dan reference station.
Mendukung operasional 24/7 dengan stabilitas tinggi.
Cocok untuk kebutuhan survei dan pemetaan profesional.
Mendukung berbagai aplikasi geospasial dan monitoring.
Memiliki desain tangguh untuk penggunaan di lingkungan luar ruangan.
Mendukung pengelolaan dan pemantauan perangkat secara efisien.
Ideal untuk proyek infrastruktur dan industri.
Aplikasi
GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver dapat digunakan untuk:
Jaringan CORS GNSS
Survei dan pemetaan
Infrastruktur geospasial
Monitoring deformasi
Konstruksi dan engineering
Pertambangan
Penelitian geodesi
Instansi pemerintahan
Sistem referensi GNSS profesional
Aprinia Geosat Solusindo menyediakan GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver untuk kebutuhan survei pemetaan, geodesi, dan sistem referensi GNSS profesional di Indonesia.
Spesifikasi
| Product Name | GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver |
| Brand | GINTEC |
| Receiver Type | CORS GNSS Reference Station |
| Channels | 1408 |
| GNSS Signals | GPS, GLONASS, BeiDou, Galileo, QZSS, NAVIC, SBAS |
| Static Accuracy | H: ±2.5mm + 0.5ppm, V: ±5.0mm + 0.5ppm |
| RTK Accuracy | H: ±8.0mm + 1ppm, V: ±15.0mm + 1ppm |
| Data Update Rate | Up to 50Hz |
| Communication | 4G, WiFi, Bluetooth, Ethernet |
| Storage | 32GB Internal Storage |
| Protection | IP67 |
| Operating Temperature | -40°C to +80°C |
| Weight | 850g |
Pertanyaan Umum
Apakah GINTEC GC10 CORS GNSS Receiver cocok untuk proyek saya?
Tim Aprinia Geosat siap membantu evaluasi kebutuhan, rekomendasi unit, hingga penawaran terbaik.
Apakah tersedia dukungan konsultasi sebelum pembelian?
Ya, Anda bisa konsultasi gratis untuk pemilihan produk, kebutuhan teknis, dan skema pengadaan.
Rekomendasi
Produk Terkait

GINTEC
GINTEC SLAM Pocket 2
GINTEC SLAM Pocket 2 merupakan perangkat handheld SLAM LiDAR yang dirancang untuk akuisisi data 3D secara cepat dan efisien. Menggabungkan teknologi LiDAR, kamera, IMU, dan algoritma MindSLAM® untuk menghasilkan point cloud berwarna dengan workflow pemetaan yang praktis untuk berbagai kebutuhan profesional.

EFIX
EFIX F6 Vision GNSS RTK Receiver
EFIX F6 Vision GNSS RTK Receiver merupakan receiver GNSS RTK ultra ringkas yang dilengkapi 1.608-channel GNSS, kamera 2 MP untuk Vision Stakeout, 4D Auto-IMU hingga 60°, 4G LTE, Wi-Fi Dual Band, Bluetooth 4.2, NFC, serta radio UHF internal. Receiver ini dapat digunakan sebagai Base maupun Rover dengan akurasi RTK tingkat sentimeter untuk survei topografi, konstruksi, GIS, dan pemetaan profesional.

EFIX
EFIX C5 GNSS RTK Receiver
EFIX C5 GNSS RTK Receiver merupakan receiver GNSS RTK profesional yang dilengkapi 1.608-channel GNSS, 4D IMU Tilt Compensation hingga ±60°, 4G LTE, Wi-Fi, Bluetooth, NFC, dan radio UHF internal. Receiver ini dapat digunakan sebagai Base maupun Rover dengan akurasi RTK tingkat sentimeter untuk survei topografi, konstruksi, GIS, pertambangan, dan pemetaan profesional.

EFIX
EFIX eBase GNSS Base Station
EFIX eBase GNSS Base Station merupakan GNSS Base Station profesional yang dirancang khusus untuk operasi RTK Base-Rover. Dilengkapi 1.608-channel GNSS, radio UHF internal hingga 5 Watt, 4G LTE, Wi-Fi, Bluetooth 5.0, serta baterai berkapasitas besar, eBase mampu memberikan transmisi koreksi RTK yang stabil dengan jangkauan hingga 25 km pada kondisi optimal.
